Jumat, 06 Juni 2008

Detik

Detik-detik berganti
dengan detik seiring waktu berganti....
Hari-haripun ikut berubah Hidup ini juga pasti ....

Hidup untuk hari ini dan nanti
ketika tepi itu tak berujunh
kemanah?? kan kau langkahkan kaki
kemanah kan kau sandarkan diri .....

Hidup bukan hanya hari ini
Hidup terus bergulir
Bergulir menungu hidup...

Hidup tak kan ada arti tanpa hari kemarin
ada hari kemarin berarti ada hari ini...
Kosong-kosong dan tak berisi...

Berisi berarti tak kosong
Apakah kehidupan seperti itu
yang kau cari ....

Apakah kehidupan ini yang akan abadi
Ada masalah berarti hidup
Tak ada masalah bukan berarti mati
Karena mati membawa beban masalah

Kamis, 01 Mei 2008

Selayang Pandang

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang bagi semua orang dianggap sangat mudah untuk diciptakan. pada dasarnya puisi dapat tercipta ketika imajinasi itu muncul bersama dengan keadaan yang sedang kita alami. bahasa dalam puisi terkadang dikiaskan dengan bahasa kias yang terkadang tidak begitu mudah untuk ditafsirkan bagi setiap individu karena pada dasarnya pandangan setiap individu yang berbeda. Dalam puisi dapat kita temukan realita kehidupan yang dialami sang penulis, ragam puisi dapat diadopsi menjadi sebuah syair lagu yang indah untuk didendangkan dan didengarkan. puisi terkadang menjadi tempat curahan isi hati bagi penulisnya.

Rabu, 30 April 2008

C1nt4

Cinta...
Kau torehkan lukamu dihatiku
Dibuku harian beerisikan coretan-coretan senja
Atas nama cinta, kasih kan iris pelangi
Menjadi butir-butir air mata
Duh...


Kenapa harus kutangisi senyumanmu
Sedang suaraku pun tidak kau dengarkan
Ingin kugali pusara sendiri
Lalu berengkarnasi menjadi wujud baru
Yang tak kau kenal lagi

Cinta, kau telah cumbui hatiku
Dengan kata kau sambil menangis
Sejak lukaku menusuk hatimu
Dan kau menduakan cintaku
Cinta, maafkanlah aku

D4R1 C1NT4 K3 CinTa

Cinta itu bagai angin
Tak seorangpun
Bisa menjaringnya


Cinta itu bagai air
Tak seorangpun
Bisa mengukirnya



Cinta itu bagai api
Tak seorangpun
Berani mengenggamnya



Cinta itu bagai tanah
setiap orangkan berakhir
dalam lubangnya



DARI CINTA KE CINTA





Bumi dan langit menjelma rindu
Membentangkan surga





Dari cinta ke cinta

Matahari dan bulan merasuk kalbu
memancarkan cahaya




Dari cinta ke cinta
Adam dan Hawa menjadi satu
Meninggalkan raga




Dari cinta ke cinta
Ruh dan tubuh saling bertemu
ke asal semesta




Handy Salad


Kamis, 24 April 2008

Kusambut pagi

Senada irama,senada melodi

Iringi kata dalam hati

melalui celah-celah nafas ini

fantasi melayang menembus ruang...


ornamen lagu mengiringi

Nad-nada indah terpancar dalam kata

Ingin ku sambut pagi yang ceria


dan sinfoni lagu indah

Angan-angan melayang jauh

naluri menembus keheningan pagi



Celah-celah kecil

Ingin ku tutup dengan indah

Nafas-nafas angin mulai berbisik

tetesan-tetesan embun pagi

akan warnai hari ini dengan cinta...

dan

akan kusambut pagi ini dengan???


SESAAT

saat Ku berlari
saat ku rasakan keheningan pagi
saat ku sadrai panas sang surya
saat ku bernafas dengan kesejukan

Ku menatap setetes embun pagi
Jernih, berbutir menetes, indah sesosok mata...
sejuk itu yang kurasakan
kedamaian pagi mulai terusik!!!

panas sang surya mulai menyengat tubuh
panas,panas,dan panas yang kurasakan
setetes demi setetes keringat mengucur
rasa benci akan padamu

karena kau.... buat kering keronta
membuat dahaga jiwa