Kau torehkan lukamu dihatiku
Dibuku harian beerisikan coretan-coretan senja
Atas nama cinta, kasih kan iris pelangi
Menjadi butir-butir air mata
Duh...
Kenapa harus kutangisi senyumanmu
Sedang suaraku pun tidak kau dengarkan
Ingin kugali pusara sendiri
Lalu berengkarnasi menjadi wujud baru
Yang tak kau kenal lagi
Cinta, kau telah cumbui hatiku
Dengan kata kau sambil menangis
Sejak lukaku menusuk hatimu
Dan kau menduakan cintaku
Cinta, maafkanlah aku

3 komentar:
one word 2 u.bagus....!eh, ni q ga bs ketik banyak2 coz keyboardnya suuuuulit.he9x
puisi ini dibuat saat seorang yang sedang patah hati. emang pengalaman yach...kalau sakit nangis aja Buk...gitu kok repot. itu kan kata mbah Dur. good luck ya....
Posting Komentar